Seminggu ini seru2nya ngomongin mudik… maklum, lebaran udah deket, meski blom tentu hari minggu apa hari senen lebarannya
yang pasti sebagai mudikers tentu banyak melakukan persiapan. Kadang kagugu pisan kalo liat orang2 *termasuk sy sendiri* nyiapin segala sesuatunya buat mudik. Perasaan kalo mo mudik ama lebaran kudu tampil habis2an di depan orang2 *termasuk sodara2 di kampung*
Dari mulai mengemasi pakaian sendiri, ampe ke pakean anak2 buat “show” di kampung halaman nanti lebaran
Trus mungkin ada juga yg maksain beli hape baru yg sekarang lagi ngetrend mirip2 Belekberry *duit pas2an, gak sanggup beli Blackberry tulen*
Ada yg nukerin duit recehan yg baru2, sekarang lagi pada ribut nukerin duit dua rebuan yg baru ntuh, tau kan? Buat bagi2 rejeki nanti lebaran, biar pada seneng dah ponari ponakan2 ntar di kampung dapet duit baru yg masih mulus2

Buat yg punya n bawa kendaraan, beuh… gak usah ditanya… ini yg paling repot. Dandanin kendaraan ampe kinclong abiiiisssss. Nemplokin aksesoris dimana2, dari mulai bagian depan kendaraan ampe bagian belakang kudu ada aksesorisnya. Biar ntar di jalan pas mudik banyak dilirik ama yg lain
Buat yg gak mudik y nyante aja lah di rumah, waktunya untuk rehat dari kemacetan dan banyak merenung kenapa Jakarta macet mulu wkkkkkkk








17 September 2009 at 1:27 am |
apapun kendaraannya… pertamax komengnya
17 September 2009 at 9:12 am |
Kedux komengnya…..
17 September 2009 at 9:14 am
katiluxxxxx…..
17 September 2009 at 9:19 am
kaopaxxxxxxx……
17 September 2009 at 9:22 am
Klimaaaxxxxxxxx…..
17 September 2009 at 11:05 am
1
17 September 2009 at 11:06 am
2
17 September 2009 at 11:06 am
3
17 September 2009 at 11:07 am
4
17 September 2009 at 11:07 am
5
17 September 2009 at 11:08 am
6
17 September 2009 at 11:09 am
7
17 September 2009 at 11:09 am
8
17 September 2009 at 11:09 am
9
17 September 2009 at 2:30 pm
10
TET.. TET.. TEEEEETTT… horeeee lonceng sekolah berbunyiii… waktunya pulang…
17 September 2009 at 11:14 am |
pertamaaaaaaaaaaaaaaxxxzzz na seepeun kang
17 September 2009 at 11:14 am
aya oge solar maaaaaaaxxzz
17 September 2009 at 11:16 am
lamun make minyaaaaak tanaaaaaxxxzzz kumahaaax
17 September 2009 at 11:17 am
minyak jalantaaaxxzz boleh endaaaaxxzz
17 September 2009 at 11:17 am
punteun kang hareudang di tewak si AKI NURUSTUNJUNG TAH
17 September 2009 at 11:18 am
kaluarkeun heulanya.. pararanas tiris yeeeeuh
17 September 2009 at 11:19 am
duuuuh bener bener galak nya leuwih ti VIRUS LOYO
17 September 2009 at 11:20 am
tulung tuluuuung
17 September 2009 at 11:22 am |
kamana Juragan UCING JEPANG teh DORA EMOOONG
17 September 2009 at 11:29 am
jika blog Anda dikunjungi oleh bulet bulet kuning dengan mata “molotot” maka berhati-hatilah, karena blog Anda akan seketika menjadi blog OOT SUROOT dan OON SUROON
17 September 2009 at 11:30 am
jika blog Anda dikunjungi oleh bulet bulet kuning dengan mata “molotot” maka berhati-hatilah, karena blog Anda akan seketika menjadi blog OOT SUROOT dan OON SUROON..
17 September 2009 at 8:39 pm
Pertamaaxxzz Nebengggzz
17 September 2009 at 11:30 am |
jika blog Anda dikunjungi oleh bulet bulet kuning dengan mata “molotot” maka berhati-hatilah, karena blog Anda akan seketika menjadi blog OOT SUROOT dan OON SUROON.
17 September 2009 at 11:32 am
huuuuuuuss kamu kok LOYO.. geura balik ka JERO BOTOL
17 September 2009 at 8:41 pm
Nyoroccoood kang tuur
17 September 2009 at 3:48 am |
Ramadhan telah membasuh sang hati
dari noda dan jelaga.
Saatnya meraih rahmat
dan ampunan-Nya.
Untuk lisan dan sikap yang tak terjaga.
Mohon dibukakan pintu maaf
yang sebesar-besarnya.
Selamat Hari Raya
Idul Fitri 1 Syawal 1430 H.
Minal Aidin wal faidzin.
Taqobalallahu Minnaa wa Minkum.
17 September 2009 at 9:18 am |
‘Sama-sama’ saur kang saka
17 September 2009 at 11:11 am
Malam ini kutertunduk…
Diam dalam keheningan…
Kubuka sedikit mulutku…
Pelan terucap kata permohonan ampun…
Hati terdalam berceloteh mesra…
Menghadirkan tangis penyerahan diri…
Melantunkan lagu sujud syukuuur…
seakan kucoba berbicara dengan sahabatku…
Kurasakan getaran simfoni nan indah mesra…
Merinding seluruh bulu tubuhku…
Seakan ikuti irama lafadz zikir…
Mengalun perlahan tapi pasti…
Seakan alam semesta turut berdendang…
Menggetarkan sajadah kumalku…
Sapaan dari dimensi kehidupan lainnya…
Seakan ingin menunjukan eksistensinya…
Tak kupedulikan apalagi kuhiraukan…
Semakin dalam kutenggelaaaam…
Hanyut dalam getaran nikmat ruaaar biasaaa…
Tak tergambar dengan ucap dan kata…
Masuk sudah dalam DIAM…
DIAM dalam keDIAManNYA…
Terhanyuuuuut sudah kesadaranku…
Terlena sudah… tenggelaaaaam…
Tiada daya dan upaya…
Bahkan untuk mengangkat tanganku…
Bahkan untuk berfikir dan menyadari…
Serasa Hilang lenyap semuanya… entahlah…
Hilang… Lenyaaaap…
Tiada kutemukan apapun…
Tiada kusadari apapun…
Yang ada hanya… entahlah…
Apakah ku tertidur…
Apakah ku tak sadar…
Apakah ku masih ada…
Entahlah !!!…
Salam Sayang… Salam Taklim…
Salam Sejati dari sibotol kosong…
Bodoh dan tolol banyak omong kosong…
Untuk sahabatku para pejalan CINTA…
17 September 2009 at 9:25 am |
KANG SAKA, KANGBOED NGAJAK …
17 September 2009 at 11:11 am |
Mulanyaaaa….
Mencari…
Diam dalam Diam….
Sampai akhirnya….
hmm….
Bergerak dalam Diam…
Mencipta dalam Diam…
Berkarya dalam Diam…
……..
Bergerak tapi tidak bergerak…
Berlari tapi tidak berlari…
Bermain tapi tidak bermain…
……..
Walaaaadalaaaah…
akhirnya……
Bingung tapi tidak bingung…
itulah Hidup…
lebih Hiduup…
tambah Hiduuup…
Semakin Hiduuuup….
……..
Salam Sayang…
OON sur OON
17 September 2009 at 11:22 am
manstaaaaabbbs surantaaabs hatur nuhun kang Boed
17 September 2009 at 11:13 am |
Bentuk Planet Bumi itu bulat. Itulah yang menjadi persoalan bagi manusia, umat Islam terutama yang sampai sat ini – sepengetahuan saya – belum ada keputusan bersama “dimanakah garis pergantian hari? Ini juga berarti garis pergantian bulan.
Bagaimana kalau garis pergantian hari itu meliwati suatu Kota?. Atau Lebih ekstrim bagaimana kalau garis itu meliwati sebuah Mesjid. Jawabnya di Masjid itu tidak dapat dilaksanakan Sholat Jum’at. Karena di Masjid itu ada dua hari yang berlainan.
Contoh: Jika garis pergantian hari diawali di Kota Mekkah maka di kota tersebut bisa terjadi dua hari dan dua tanggal berlainan yang dibatasi oleh garis pembatas tersebut, ini akan menjadi masalah bagi umat Islam terutama dalam shalat Jum’at, karena di siang itu terdapat dua nama hari yang berbeda.
Para ilmuwan telah dengan bijak membuat garis pergantian hari itu melalui laut yang tidak berpenduduk, yaitu di laut Pasifik. Dan garis itu juga tidak lurus untuk menghindari pulau dan daratan. Keputusan para ilmuwan itu Al-haq. Tetapi karena mereka non muslim pergantian hari itu terjadi pada jam 00. Untuk muslim, pergantian hari itu terjadi pada waktu masuk malam, yaitu ketika matahari terbenam.
Garis Pergantian Bulan
Bentuk Bumi yang bulat telah menjadikannya persoalan bagi umat Islam, karena sampai saat umat Islam membiarkan garis pergantian bulan melewati pulau. Kalau kita keukeuh mau menerima garis pergantian hari di Pasifik untuk kemaslahatan umat – khususnya umat Islam untuk shalat Jum’at – agar tidak terjadi dua hari yang berlainan pada tempat berpenduduk, maka garis pergantian bulan pun harus ditarik ke Pasifik untuk kemaslahatan umat Islam agar tidak terjadi dua tanggal di suatu tempat berpenduduk.
Sudah seharusnya kita umat Islam memaknai isi kandungan Al-Qur’an jangan hanya tekstual tapi harus kontekstual. Wallahu’alam bishawab
17 September 2009 at 11:24 am |
doooooh kang DEDE memang DUKUN hebat
17 September 2009 at 2:31 pm
E busset… etah mindahkeun artikel tatangga ka dieu
17 September 2009 at 9:11 pm
kangboed kalo mau sekalian aja isi wikipedia pindahin ke blog ini..
17 September 2009 at 11:13 am |
Bentuk Planet Bumi itu bulat. Itulah yang menjadi persoalan bagi manusia, umat Islam terutama yang sampai sat ini – sepengetahuan saya – belum ada keputusan bersama “dimanakah garis pergantian hari? Ini juga berarti garis pergantian bulan.
Bagaimana kalau garis pergantian hari itu meliwati suatu Kota?. Atau Lebih ekstrim bagaimana kalau garis itu meliwati sebuah Mesjid. Jawabnya di Masjid itu tidak dapat dilaksanakan Sholat Jum’at. Karena di Masjid itu ada dua hari yang berlainan.
Contoh: Jika garis pergantian hari diawali di Kota Mekkah maka di kota tersebut bisa terjadi dua hari dan dua tanggal berlainan yang dibatasi oleh garis pembatas tersebut, ini akan menjadi masalah bagi umat Islam terutama dalam shalat Jum’at, karena di siang itu terdapat dua nama hari yang berbeda.
Para ilmuwan telah dengan bijak membuat garis pergantian hari itu melalui laut yang tidak berpenduduk, yaitu di laut Pasifik. Dan garis itu juga tidak lurus untuk menghindari pulau dan daratan. Keputusan para ilmuwan itu Al-haq. Tetapi karena mereka non muslim pergantian hari itu terjadi pada jam 00. Untuk muslim, pergantian hari itu terjadi pada waktu masuk malam, yaitu ketika matahari terbenam.
Garis Pergantian Bulan
Bentuk Bumi yang bulat telah menjadikannya persoalan bagi umat Islam, karena sampai saat umat Islam membiarkan garis pergantian bulan melewati pulau. Kalau kita keukeuh mau menerima garis pergantian hari di Pasifik untuk kemaslahatan umat – khususnya umat Islam untuk shalat Jum’at – agar tidak terjadi dua hari yang berlainan pada tempat berpenduduk, maka garis pergantian bulan pun harus ditarik ke Pasifik untuk kemaslahatan umat Islam agar tidak terjadi dua tanggal di suatu tempat berpenduduk.
Sudah seharusnya kita umat Islam memaknai isi kandungan Al-Qur’an jangan hanya tekstual tapi harus kontekstual. Wallahu’alam bishawab
ttd kang DEDE DUKUN
17 September 2009 at 11:27 am |
manstaaaaabbbbs kang DEDE acung sapuluh jempol
17 September 2009 at 11:32 am
dua puluh jempol ketang sareng suku
17 September 2009 at 11:33 am
maklum kang SAKA jarina JEMPOL kabeuh
17 September 2009 at 2:32 pm
ini nih yg begini yg ngabisin jatah hosting
17 September 2009 at 9:12 pm
mantabsss….
17 September 2009 at 11:33 am |
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuullllllllllllllllllllllllllllllll
17 September 2009 at 11:34 am |
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuullllllllllllllllllllllllllllllll
17 September 2009 at 11:34 am
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
17 September 2009 at 11:35 am
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuullllllllllllllllllllllllllllllll
PEACEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEEE
17 September 2009 at 11:40 am |
Nice artikel kang.,mudik memang tidak bisa lepas dari kemacetan..and makasih kang atas komentnya di blog wordpress saya…met hari raya idul fitri
17 September 2009 at 12:29 pm |
Hanya bisa bilang MAAF’S …
…. belum genap satu tahun ngeBlog .. ternyata melahirkan ikatan bathin untuk saling mengingatkan, saling mendukung, saling menghargai .. tp ada kalanya terbersit yang kurang baik, tertulis yg tak berkenan.. terekam jejak yang tak dikehendak ….
TaqobaLLahu minawaminkum..taqobaLLahu ya karim..
Minal aidin wa faidzin …
Mohon maaf lahir bathin ..
dr Kopral Cepot sekeluarga
17 September 2009 at 2:26 pm |
Mudik..yo mudik..
17 September 2009 at 3:25 pm |
Assalaamu ‘Alaikum
Bilih kantos tisoledat letah
Bilah aya seratan numatak ngajaheutkeun manah
tina qalbu nu di deudeul ku kaikhlasan
simkuring “Abifasya”
Ngadugikeun : “wilujeng boboran shiyam”
Hapunten tina samudaya kalepatan.
kalayan diprig ku do’a : Taqabbalallohu minna wamiunkum, taqabbal yaa kariim.
Salaaaaaaaaaaaaam
17 September 2009 at 4:50 pm |
Kang pamit Mudik dulu ya.
Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri. Taqqobalallahu minna waminkum.
Mohon maaf lahir batin kang ya. Salam untuk keluarga. Tks
17 September 2009 at 6:23 pm |
[...] Ternyata tak ada. Motor satu-satunyapun kalau dijual berarti tak jadi mudik, sungguh tak enak sama Kang Deddy yang sudah saya janjiin untuk mudik [...]
17 September 2009 at 7:14 pm |
test baju baru …. Kang Deddy .. MAAF’s
17 September 2009 at 9:14 pm |
saya mah ga nyiapin apa-apa buat mudik, cukup sikat gigi ajah biar keliatan putih…
17 September 2009 at 10:59 pm |
[...] Pepesan kosong sebelum mudik Seminggu ini seru2nya ngomongin mudik… maklum, lebaran udah deket, meski blom tentu hari minggu apa hari senen lebarannya yang pasti sebagai mudikers tentu banyak melakukan persiapan. Kadang kagugu pisan kalo liat orang2 *termasuk sy sendiri* nyiapin segala sesuatunya buat mudik. Perasaan kalo mo mudik ama lebaran kudu tampil habis2an di depan orang2 *termasuk [...] AKPC_IDS += "9533,";Popularity: unranked [?] [...]
18 September 2009 at 12:01 am |
Selamat idul fitri.
Semoga kita semua keluar sebagai pemenang setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa.
Mohon maaf jika selama ini ada salah dan khilaf.
Taqobballahu minna wa minkum Wa ja’alana minal aidin wal faidzin
Jangan lupa zakat fitrahnya!.
24 September 2009 at 9:37 am |
Salam Takzim,
Selamat pagi blogger Indonesia, sukses selalu